Mar 11, 2013

Tips Berpakaian untuk Wanita Berjilbab

Hanya karena Anda memakai jilbab, tidak berarti Anda tidak bisa mengikuti tren. Meskipun begitu, Anda tetap harus memilih-milih model baju muslim terbaru yang ingin Anda kenakan. Monika Jufry, pemilik rumah mode dan butik muslim Sessa, memberikan masukan bagi Anda yang ingin tetap cantik berjilbab namun tidak menyalahi kaidah.
  • Gunakan dress atau atasan dengan model kelelawar dengan corak yang abstrak atau animal print (hanya coraknya, RED).
  • Padukan dengan legging katun polos yang tidak menampilkan lekukan tubuh, dan warna kulit.
  • Gaun-gaun draperi dengan cutting yang tidak beraturan atau menampilkan sedikit kerut masih menjadi tren tahun ini.
  • Gunakan bahan-bahan chiffon silk atau gaun yang melambai dengan warna polos. Padukan dengan manset bercorak.
  • Tunik abaya atau long dress dengan corak abstrak, hindari terlalu banyak ruffle.
  • Hindari terlalu banyak ornamen atau detail pada pakaian jika menggunakan terusan bercorak ramai.
  • Warna terang dan warna-warna tertier (campuran beberapa warna) menjadi tren tahun ini.
  • Gunakan penutup kepala yang simpel dengan korsase (tidak harus berbentuk bunga, tapi lebih bergaya abstrak). Padukan juga dengan sedikit tumpukan kancing atau origami pada penutup kepala polos. Hindari full payet. lihat model baju muslim terbaru
Yang harus dihindari oleh perempuan berjilbab:

  • Jangan menggunakan legging yang transparan atau memperlihatkan warna kulit. Legging bukanlah celana panjang, sehingga hanya boleh digunakan ketika memakai abaya atau terusan panjang. Jika Anda menggunakan terusan yang terlihat agak transparan, maka legging akan digunakan sebagai dalaman.
  • Memvariasikan bentuk-bentuk kerudung memang sedang tren. Tetapi jangan sampai kerudung yang Anda modifikasi memperlihatkan salah satu aurat. Misalnya, telinga ataupun leher Anda.
  • Pakaian yang cenderung tipis, harus dilapisi. Batas penggunaan pakaian atasan adalah hingga ke pergelangan tangan. Sedangkan panjang bawahan hingga ke mata kaki.
  • Hindari penggunaan pelapis tangan yang saat ini sedang tren. Karena umumnya pelapis tangan membentuk lekuk tubuh dan transparan.


Tips Berbusana Untuk Wanita Mungil

Tubuh mungil memang terlihat imut dan menggemaskan. Namun masalah yang sering dihadapi adalah sedikit susah mempadupadankan baju. Ketahui tips dan trik bagi kamu si tubuh mungil..

Tubuh mungil memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Kelebihannya kamu akan terlihat imut dan menggemaskan. Namun kekurangannya, kamu juga sedikit susah mempadupadankan baju. Karena salah pakaian sedikit saja, tubuh kamu akan terlihat pendek. Sebenarnya masalah ini bisa kamu atasi dengan mudah, asal kamu juga tahu apa yang sesuai untuk tubuh kamu yang mungil tersebut.

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuyk membuat tubuh kamu terlihat lebih tinggi, antara lain :

Warna
Kamu jauh lebih bisa bermain dengan warna-warna cerah dan lembut. Jangan takut untuk melakukan perpaduan warna atau boleh dibilang tabrak warna. Asalkan sesuai dan tetap perhatikan harmoninya. Jangan sampai kamu dianggap salah kostum karena sistem tabrak warna ini.

Padukan warna cerah dan lembut dalam satu kesatuan. Selain itu kamu juga bisa memilih busana busana dengan warna yang senada seperti atasan coklat muda dengan rok coklat tua. Perpaduan tersebut akan membuat tubuh terlihat lebih ‘panjang’. Warna-warna hitam yang monoton atau warna-warna gelap lainnya, wajib kamu hindari.

Jangan pas badan
Kalau ingin menunjukkan bentuk tubuh kamu, jangan kenakan busana yang terlalu bersiluet pas badan karena hal ini semakin membuat kamu terlihat mini dan kecil. Pilih yang lebih bervolume dan mengembang. Misalnya, untuk gaun mini, pilih yang bentuk potongan roknya A-line atau mengembang. Kamu juga bisa mencoba gaun mini berpotongan empire atau high waist.

Detil

Pakaian berdetil ruffle merupakan pilihan yang tepat untuk menyiasati tubuh mungil. Ruffle atau kerut pada bagian badan bisa memberi efek tubuh terlihat lebih berisi. Pilih blus atau gaun dengan ruffle di bagian leher atau dada. Gaun dengan aksen pita di pinggang juga bisa jadi pilihan tepat.

Motif
Hindari busana yang motif garis horisontal karena akan membuat tubuh tampak lebih lebar dan lebih pendek dari biasanya. Kamu juga harus menghindari memadukan busana dari atas hingga bawah dengan warna yang bertolak belakang. Seperti atasan putih dan celana hitam, karena hanya akan membuat siluet kamu ‘terpotong’.

Lebih baik kamu memilih busana dengan motif garis vertikal, blouse atau t-shirt model V-Neck akan meciptakan kesan tinggi pada tubuh kamu. Hindari atasan yang panjangnya mencapai paha karena akan membuat Kamu terlihat ‘tenggelam’ kecuali kamu memadukannya dengan rok pendek diatas lutut.

Sepatu
Setelah selesai bermain-main dengan baju, saatnya memilih sepatu yang sesuai. Jangan anggap remeh sepatu, karena busana yang sudah pas dengan tubuh kamu, akan menjadi terlihat tenggelam kalau kamu memilih sepatu yang salah.

Pilihlah sepatu model ujung runcing untuk membantu kamu terlihat lebih ramping dan tinggi. Hindari sepatu model ujung kotak atau bulat. Detail sepatu seperti T-strap, pita atau buckle yang besar sebaiknya dihindari, karena akan memberi efek seakan kamu ‘berat’ dan kelihatan pendek.

Kini tubuh mungil bukan lagi halangan bagi sobat untuk berkreasi dalam memilih baju. Selamat memilih-milih baju.

Mar 6, 2013

Mengapa Ada Orang Berjerawat dan Ada yang Tidak?

Kalian boleh lega sedikit sob, karena tidak semua bakteri pada jerawat itu jahat.

Penelitian baru menemukan mikroba yang menyebabkan bentuk paling umum dari jerawat datang dalam dua jenis: "buruk" yang menyebabkan berbagai jerawat dan tipe "baik" yang menjaga kulit agar tetap bersinar.

Temuan itu, dibahas dalam edisi 28 Februari di “Journal of Investigative Dermatology”, dapat menjelaskan mengapa hanya satu dari lima orang yang berjerawat (padahal kulit setiap orang mengandung bakteri jerawat).

"Kami berharap menerapkan temuan kami untuk mengembangkan strategi baru yang menghentikan jerawat sebelum mereka mulai tumbuh," ujar pemimpin peneliti Huiying Li dari David Geffen School of Medicine di UCLA.

Bakteri hidung
Dalam studi tersebut, Li dan koleganya mengumpulkan bakteri jerawat, yang disebut Propionibacterium acnes, dari hidung sekitar 100 relawan. Setengah responden berjerawat dan setengahnya lagi berkulit bersih. Bakteri Propionibacterium acnes berada jauh di dalam pori-pori kulit, kadang-kadang mereka mengganggu sistem kekebalan tubuh hingga menyebabkan peradangan dan menghasilkan benjolan merah yang kita sebut jerawat.

Dari sampel hidung, para peneliti menyusun genom dari 66 jenis bakteri Propionibacterium acnes. Mereka tertarik pada gen unik dari masing-masing varietas yang mungkin akan membedakan kulit bersih dan berjerawat.

"Dua jenis unik dari P. acnes muncul di kulit satu dari lima relawan yang berjerawat, tetapi jarang ada pada orang berkulit bersih," ujar Dr Noah Craft, ahli kulit dan direktur Center for Immunotherapeutics Research di LA BioMed di Harbor — UCLA Medical Center. Berikutnya datang kejutan lain: jenis ketiga sering muncul pada sukarelawan dengan kulit yang sehat, tetapi jarang pada mereka yang  berjerawat.

"Kami menduga jenis ketiga mengandung mekanisme pertahanan alami yang memungkinkan untuk mengenali penyerang dan menghancurkan mereka sebelum mereka menginfeksi sel bakteri," ujar Li dalam sebuah pernyataan.

Membunuh jerawat
Para peneliti berpikir bahwa meningkatkan jenis P. acnes yang “baik” dalam tubuh, mungkin dalam bentuk krim, dapat menghentikan jerawat.

"Jenis P. acnes tersebut mungkin bisa melindungi kulit, seperti bakteri hidup dalam yoghurt yang membantu mempertahankan usus dari bakteri berbahaya," ujar Li. "Langkah selanjutnya adalah menyelidiki apakah krim probiotik dapat menghentikan bakteri jahat dari menyerang kulit dan mencegah jerawat sebelum mereka tumbuh."

Penelitian anti-jerawat lainnya telah menunjukkan virus jinak yang disebut bacteriophages yang memakan bakteri dan tidak memakan sel manusia mungkin adalah kuncinya. Pada tahun lalu para ilmuwan melaporkan di jurnal “mBio” mereka telah menemukan bacteriophages yang hidup pada kulit Anda, yang bisa secara efektif membunuh P. acnes.

Seorang ayah membeku hingga meninggal karena melindungi putrinya

Seorang ayah membeku hingga meninggal karena melindungi putrinya yang berusia sembilan tahun dari badai salju parah yang melanda Jepang utara.

Mikio Okada meninggal saat dia berusaha melindungi anak tunggalnya Natsune dari tiupan angin berkekuatan 109 kilometer per jam, di suhu -6 derajat Celsius.

Okada merupakan salah satu dari sedikitnya sembilan orang yang tewas dalam serangkaian insiden terkait salju saat badai menyapu pulau Hokkaido, kata polisi pada Senin.

Korban terakhir yang dikonfirmasi kematiannya adalah Kuniko Jingi (76), yang ditemukan berbaring di jalanan pada Minggu malam. Seperti kebanyakan korban lain, dia tampaknya tewas setelah meninggalkan mobilnya yang terdampar, kata seorang petugas kepolisian.

Jasad Okada ditemukan oleh tim penyelamat yang mencari keduanya setelah sejumlah kerabat mengabarkan pihak berwajib. Natsune mengenakan jaket ayahnya dan berada dalam pelukannya, kata sejumlah surat kabar dan lembaga penyiaran.

Keduanya terakhir terdengar kabarnya pada pukul 16.00 (waktu setempat) pada Sabtu, setelah Okada, yang berprofesi sebagai nelayan, menjemput anaknya dari sebuah sekolah tempat putrinya menunggu dia selesai bekerja.

Okada menelpon keluarganya untuk mengatakan kalau truknya terdampar di tengah salju, yang menumpuk beberapa meter di berbagai lokasi. Okada mengatakan dia dan Natsune akan berjalan beberapa kilometer, seperti yang dilaporkan Yomiuri Shimbun.

Keduanya ditemukan 300 meter dari truk mereka pada pukul 07.00 pada Minggu.

Okada melindungi putrinya, memeluknya dan tampaknya menggunakan tubuhnya dan tembok sebuah gudang untuk memberikan perlindungan, ujar Yomiuri.

Dia menanggalkan jaketnya dan memberikannya kepada putrinya, ujar sebuah laporan televisi.

Tim penyelamat mengatakan putrinya menangis saat ditemukan di pelukan ayahnya, ujar koran tersebut.
Gadis kecil itu dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan tidak mengalami cedera serius. Sementara itu, sang ayah dinyatakan secara resmi meninggal oleh dokter di RS yang sama, di dekat rumah mereka di Yubetsu di Hokkaido.

Menurut laporan Yomiuri, ibunda Natsume meninggal dua tahun lalu karena penyakit yang tidak diketahui.
Koran itu mengutip tetangga Okada yang memujinya sebagai ayah penyayang yang sering menunda pergi kerja untuk menikmati sarapan bersama putrinya.

Kematiannya terjadi saat seluruh Jepang merayakan Hari Anak Perempuan, atau Hinamatsuri, festival saat keluarga berkumpul dan menghiasi rumah dengan boneka.

"Dia sudah memesan kue untuk putri tunggalnya dan tidak sabar untuk merayakan Festival Boneka bersama," ujar seorang tetangga kepada Yomiuri.

Mar 4, 2013

D'Aldhos - Wati (Wanita Timur)